Perlahan-lahan identitas Kak Ema terkuak


GUDANG BERITA LIGA99- Misteri Kak Ema, sosok perempuan sering disebut-sebut dalam percakapan diduga milik Firza Husein dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, perlahan terkuak. Sosok Kak Ema disebut-sebut merupakan istri dari salah satu petinggi organisasi keagamaan di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kalau Kak Ema merupakan teman dari Firza dan Rizieq. Namun, kepolisian enggan menyebutkan nama organisasi keagamaan tersebut.

“Teman saja, semua teman,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (20/2).

Menurut Argo, kepolisian hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan chat mesum Firza dengan Rizieq dengan memintai keterangan Kak Ema. Namun, Argo juga tidak mau menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap Kak Ema.

“Belum tahu. Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” ujar Argo.

Kepada kuasa hukumnya, Firza Husein sendiri mengakui sosok Kak Ema adalah temannya. Salah satu pengacara Firza, Azis Zanuar mengungkapkan sedikit sosok dari ‘Kak Ema‘.

“Kalau saya pribadi tahu ya, tapi kayanya sudah bukan petinggi deh. Petinggi ormas itu bisa juga partai ya. Tapi kalau untuk Firza nya tahu, soalnya pernah di BAP,” ujarnya usai dihubungi merdeka.com, Selasa (21/2).

Azis berkenalan dengan ‘Kak Ema’ saat menghadiri sebuah pengajian. Firza sendiri, disebut Azis, kenal dengan Rizieq, dari situ barulah Firza mengenal ‘Kak Ema’.

“Dia (Firza) kenal dulu sama Rizieq, baru kenal sama Emma. Tapi bukan dikenalin ya, kan namanya tempat pengajian sering ketemu dan ngobrol,” katanya.

“Iya. Yang di Bogor juga, di Petamburan juga (tempat ngajinya),” sambungnya.

Azis mengakui dirinya pernah bertemu dengan sosok ‘Kak Ema’, namun ia tidak mendokumentasikannya saat itu. “Saya nggak punya fotonya, cuma pernah ditunjukin. (Artis) Bukan, kalau artis saya kenal,” katanya.

Di samping itu, Azis mengungkapkan selama ini hanya pihak keluarga yang menjenguk Firza di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Selain keluarga, petugas tidak memperkenankan menjenguk.

“Enggak ada, kan enggak boleh. Kalau keluarga boleh. Di Mako Brimob ketat kan. Kalau pengacara sama keluarga boleh,” pungkasnya. [gil]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s